What I Want To Share

1
Comment
Rokok Itu Haram

No Smoking, Tidak Merokok Karena Allah

Rokok memang sesuatu yang tidak ditemukan di zaman Nabi, akan tetapi agama
Islam telah menurunkan nash-nash yang universal, semua hal yang membahayakan
diri, mencelakakan orang lain dan menghambur-hamburkan harta adalah hal yang
haram.

Berikut ini dalil-dalil yang menunjukkan keharaman rokok

1.Firman Allah: “Nabi tersebut menghalalkan untuk mereka semua hal yang baik
dan mengharamkan untuk mereka semua hal yang jelek.” (QS. Al A’raf: 157)

Bukankah rokok termasuk barang yang jelek, berbahaya dan berbau tidak enak?

2.Firman Allah: “Janganlah kalian campakkan diri kalian dalam kehancuran”
(QS. Al Baqarah: 195)

Padahal rokok bisa menyebabkan orang terkena berbagai penyakit berbahaya
seperti kanker dan TBC.

3.Firman Allah: “Dan janganlah kalian melakukan perbuatan bunuh diri” (QS.
An Nisa: 29)

Padahal merokok merupakan usaha untuk membunuh diri secara pelan-pelan.

4.Ketika menjelaskan tentang khamr dan judi, Allah berfirman: “Dan dosa
keduanya (khamr dan judi) lebih besar daripada manfaat dua hal tersebut.”
(QS. Al Baqarah: 219)

Demikian pula dengan rokok, bahaya yang ditimbulkannya lebih besar daripada
manfaatnya, bahkan rokok sedikitpun tidak mengandung manfaat.

5.Firman Allah: “Dan janganlah engkau bersikap boros, sesungguhnya orang
yang suka memboroskan hartanya merupakan saudara-saudara setan.” (QS. Al
Isra:26-27)

Telah jelas bahwa merokok merupakan perbuatan perbuatan boros dan
menghambur-hamburkan harta benda.

6.Allah berfirman tentang makanan penduduk neraka: “Tidak ada makanan mereka
kecuali dari pohon yang berduri. Makanan tersebut tidak menyebabkan gemuk
dan tidak pula bisa menghilangkan rasa lapar.” (QS. Al Ghasiyah:6-7)

Demikian pula dengan rokok, tidak membuat gemuk dan menghilangkan rasa
lapar, sehingga rokok itu menyerupai makanan penduduk neraka.

7.Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam: “Tidak boleh membahayakan diri
sendiri maupun orang lain.” (HR. Ahmad, shahih)

Padahal rokok itu dapat membahayakan diri sendiri ataupun orang lain serta
menyia-nyiakan harta.

8.Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam: “Sesungguhnya Allah itu
membenci tiga perkara untuk kalian, (yakni) berita yang tidak jelas,
menghambur-hamburkan harta dan banyak bertanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Padahal merokok termasuk membuang harta.

9.Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam: ”Setiap (dosa) umatku
dimaafkan (akan diampunkan) kecuali orang yang terang-terangan berbuat
dosa.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Artinya setiap umat Islam itu akan memperoleh pengampunan kecuali orang yang
berbuat dosa dengan terang-terangan, sebagaimana para perokok yang merokok
tanpa rasa malu-malu, bahkan mengajak orang lain untuk berbuat kemungkaran
seperti mereka.

10.Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam: “Barangsiapa beriman kepada
Allah dan Hari Akhir maka janganlah ia mengganggu tetangganya.” (HR.
Bukhari)

Bau tidak sedap karena merokok sangat mengganggu istri, anak dan tetangga
terutama malaikat dan orang-orang yang shalat di masjid.

11.Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam: “Tidaklah dua telapak kaki
seorang hamba bias bergeser pada hari kiamat sebelum ditanya mengenai empat
perkara, (yakni) tentang kemana ia habiskan umurnya; untuk apa ia gunakan
ilmunya; dari mana ia memperoleh harta dan kemana ia belanjakan; untuk apa
ia pergunakan tubuhnya.” (HR. Tirmidzi, dishahihkan oleh Al Albani dalam
kitab Shahih Al Jami dan Kitab Silsilah Shahihan)

Padahal seorang perokok membelanjakan hartanya untuk membeli rokok yang
haram. Benda yang sangat berbahaya bagi tubuh dan mengganggu orang lain yang
berada di dekatnya.

12.Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam: “Barang yang dalam jumlah
besarnya dapat memabukkan, maka statusnya tetap haram meski dalam jumlah
sedikit.” (HR. Ahmad dan lain-lain, shahih)

Padahal asap rokok dalam jumlah banyak dapat memabukkan, terutama untuk
orang yang tidak terbiasa merokok; atau pada saat perokok menghisap asap
dalam jumlah yang banyak maka orang tersebut akan sedikit mabuk. Hal ini
telah ditegaskan oleh seorang dokter dari Jerman dan seorang perokok yang
pernah mencoba, sebagaimana penjelasan di atas.

13.Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam: “Barangsiapa makan bawang
merah atau bawang putih maka hendaklah menjauhi kami, masjid kami dan
hendaklah ia berdiam saja di rumahnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Sebagian orang tidak bisa menerima pengharaman rokok meski dalil-dalil yang
menunjukkan keharaman rokok itu banyak sekali sebagaimana di atas. Khusus
bagi perokok yang masih suka berkilah tersebut, maka kami katakan, “Jika
rokok tidak haram mengapa mereka tidak merokok di masjid atau tempat suci
yang lain. Namun kalian malah memilih merokok di tempat pemandian umum,
tempat-tempat hiburan dan tempat-tempat yang terlarang?”

Sebagian orang ada yang beralasan bahwa merokok itu makruh saja. Sebagai
jawaban kami katakan, “Jika hukumnya makruh lalu mengapa kalian hisap.
Bukankah makruh itu lebih dekat kepada haram daripada ke halal!

Perhatikanlah hadits Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam berikut ini:

“Sungguh hal yang halal itu jelas dan haram pun juga sudah jelas. Namun di
antara keduanya terdapat perkara-perkara yang tidak jelas. Kebanyakan orang
tidak mengetahui perkara-perkara tersebut. Barangsiapa berhati-hati terhadap
hal yang tidak jelas statusnya, maka sungguh ia telah menjaga agama dan
kehormatannya. Barangsiapa yang terjerumus dalam perkara yang tidak jelas,
sungguh ia telah terjerumus dalam perkara yang haram. Seperti seorang
penggembala yang menggembalakan ternaknya di dekat daerah larangan, ia akan
segera menggembala di daerah larangan tersebut.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Karya dari : Syaikh Muhammad Jamil Zainu

Credit To : ainuamri

0
Comment
Ummu Kultsum binti Ali bin Abi Thalib

Beliau adalah Ummu Kultsum binti Ali bin Abi Thalib, orang yang pertama kali masuk Islam dari golongan anak, memiliki kedudukan yang tinggi dan posisi yang luhur di sisi Rasulullah. Beliau juga putri khalifah Rasyidin yang keempat. Kakeknya adalah penghulu anak Adam. Ibu beliau adalah ratu wanita ahli jannah, Fathimah binti Rasulullah, sedangkan kedua saudaranya adalah pemimpin pemuda ahli jannah dan penghibur hati Rasulullah.



Dalam lingkungan yang mulia seperti inilah pada zaman Rasulullah Ummu Kultsum dilahirkan, tumbuh berkembang dan terdidik. Beliau adalah teladan bagi para gadis muslimah yang tumbuh di atas dien, keutamaan dan rasa malu.

Amirul Mukminin Umar bin Khathab al-Faruq , Khalifah Rasyidin yang kedua mendatangi ayahnya untuk meminang beliau. Akan tetapi, mulanya Imam Ali bin Abi Thalib meminta ditunda, karena Ummu Kultsum masih kecil. Umar berkata: “Nikahkanlah aku dengannya wahai Abu Hasan, karena aku telah memperhatikan kemuliannya, yang tidak aku dapatkan pada orang lain.” Maka Ali meridhainya dan menikahkan Umar dengan putrinya pada bulan Dzulqa’dah tahun 17 Hijriyah, dan hidup bersama hingga terbunuhnya Umar. Dari pernikahannya mendapatkan dua anak, yaitu Zaid bin Umar al-Akbar dan Ruqayyah binti Umar.

Yang mengesankan pada Ummu Kultsum, istri dari Amirul Mukminin, bahwa suatu ketika Umar keluar pada malam hari seperti biasanya untuk mengawasi rakyatnya (inilah keadaan setiap pemimpin yang bertanggung jawab terhadap yang dipimpinnya dalam naungan daulah Islamiyah ). Beliau melewati suatu desa di Madinah, tiba-tiba beliau mendengar suara rintihan wanita yang bersumber dari sebuah gubug, di depan pintu ada seorang laki-laki yang sedang duduk. Umar mengucapkan salam kepadanya dan bertanya kepadanya tentang apa yang terjadi. Laki-laki tersebut berkata bahwa dia adalah seorang Badui yang ingin mendapatkan kemurahan hati Amirul Mukminin. Umar bertanya tentang wanita di dalam gubug yang beliau dengar rintihannya. Laki-laki tersebut tidak mengetahui bahwa yang berbicara dengannya adalah Amirul Mukminin, maka dia menjawab, “Pergilah anda dan semoga Allah merahmati anda sehingga mendapatkan yang anda cari, dan janganlah anda bertanya tentang sesuatu yang tak ada gunanya bagi anda.”

Umar kembali mengulang-ulang pertanyaannya agar dia dapat membantu kesulitannya jika mungkin. Laki-laki tersebut menjawab, “Dia adalah istriku yang hendak melahirkan dan tak ada seorang pun yang dapat membantunya.” Umar bertolak meninggalkan laki-laki tersebut dan kembali ke rumah dengan segera. Beliau masuk menemui istrinya, yakni Ummu Kaltsum dan berkata,” Apakah kamu ingin mendapat pahala yang Allah akan limpahkan kepadamu?” Beliau menjawab dengan keadan yang penuh antusias dan berbahagia dengan kabar gembira tersebut yang mana beliau merasa mendapatkan kehormatan karenanya, “Apa wujud kebaikan dan pahala tersebut Wahai Umar?” Maka Umar memberitahukan kejadian yang baru mereka temui, kemudian Ummu Kultsum segera bangkit dan dan mengambil peralatan untuk melahirkan dan kebutuhan bagi bayi, sedangkan Amirul Mukminin membawa kuali yang di dalamnya ada mentega dan makanan. Beliau berangkat bersama istrinya hingga sampai ke gubug tersebut.

Ummu Kultsum masuk ke dalam gubug dan membantu ibu yang hendak melahirkan dan beliau bekerja dengan semangat seorang bidan. Sementara itu, Amirul Mukminin duduk-duduk bersama laki-laki tersebut di luar sambil memasak yang beliau bawa. Tatkala istri laki-laki tersebut melahirkan anaknya, Ummu Kultsum secara spontan berteriak dari dalam rumah, “Beritakan kabar gembira kepada temanmu wahai Amirul Mukminin, bahwa Allah telah mengaruniakan kepadanya seorang anak laki-laki. Hal itu membuat orang badui tersebut terperanjat. Karena ternyata orang di sampingnya yang sedang memasak dan meniup api adalah Amirul Mukminin.

Begitu pula wanita yang melahirkan tersebut terperanjat, karena yang menjadi bidan baginya di gubug tersebut ternyata adalah istri dari Amirul Mukminin. Takjub pula orang-orang yang hadir menyaksikan realita yang berada dalam naungan Islam tersebut ketika seorang kepala negara dan istrinya membantu seorang laki-laki dan istrinya dari Badui.

Setelah berselang beberapa waktu lamanya, tangan yang berdosa dan dengki dengan Islam membunuh Umar bin Khatthab, sehingga Ummu Kultsum menjadi seorang janda.

Tatkala Ummu Kultsum wafat, Ibnu Umar menyalatkannya dan begitu pula putranya, Zaid, yang berdiri di sampingnya dan mereka berdua takbir empat kali.

Ya Allah ridhailah Ummu Kultsum seorang bidan muslimah.

Sumber: Nisa’ Haular Rasuuli, Mahmud Mahdi al-Istanbuli & Musthafa Abu an- Nashr as-Syalabi

Al-Islam – Pusat Informasi dan Komunikasi Islam Indonesia

0
Comment
Sang Sufi

Tersebutlah seorang penganut tasawuf bernama Nidzam al-Mahmudi. Ia tinggal di sebuah kampung terpencil, dalam sebuah gubuk kecil. Istri dan anak-anaknya hidup dengan amat sederhana. Akan tetapi, semua anaknya berpikiran cerdas dan berpendidikan. Selain penduduk kampung itu, tidak ada yang tahu bahwa ia mempunyai kebun subur berhektar-hektar dan perniagaan yang kian berkembang di beberapa kota besar. Dengan kekayaan yang diputar secara mahir itu ia dapat menghidupi ratusan keluarga yg bergantung padanya. Tingkat kemakmuran para kuli dan pegawainya bahkan jauh lebih tinggi ketimbang sang majikan. Namun, Nidzam al-Mahmudi merasa amat bahagia dan damai menikmati perjalanan usianya.

Salah seorang anaknya pernah bertanya, `Mengapa Ayah tidak membangun rumah yang besar dan indah? Bukankah Ayah mampu?""Ada beberapa sebab mengapa Ayah lebih suka menempati sebuah gubuk kecil," jawab sang sufi yang tidak terkenal itu. "Pertama, karena betapa pun besarnya rumah kita, yang kita butuhkan ternyata hanya tempat untuk duduk dan berbaring. Rumah besar sering menjadi penjara bagi penghuninya. Sehari-harian ia Cuma mengurung diri sambil menikmati keindahan istananya. Ia terlepas dari masyarakatnya. Dan ia terlepas dari alam bebas yang indah ini. Akibatnya ia akan kurang bersyukur kepada Allah."

Anaknya yang sudah cukup dewasa itu membenarkan ucapan ayahnya dalam hati. Apalagi ketika sang Ayah melanjutkan argumentasinya, "Kedua, dengan menempati sebuah gubuk kecil, kalian akan menjadi cepat dewasa. Kalian ingin segera memisahkan diri dari orang tua supaya dapat menghuni rumah yang lebih selesa. Ketiga, kami dulu cuma berdua, Ayah dan Ibu. Kelak akan menjadi berdua lagi setelah anak-anak semuanya berumah tangga. Apalagi Ayah dan Ibu menempati rumah yang besar, bukankah kelengangan suasana akan lebih terasa dan menyiksa?"

Si anak tercenung. Alangkah bijaknya sikap sang ayah yang tampak lugu dan polos itu. Ia seorang hartawan yang kekayaannya melimpah. Akan tetapi, keringatnya setiap hari selalu bercucuran. Ia ikut mencangkul dan menuai hasil tanaman. Ia betul-betul menikmati kekayaannya dengan cara yang paling mendasar. Ia tidak melayang-layang dalam buaian harta benda sehingga sebenarnya bukan merasakan kekayaan, melainkan kepayahan semata-mata. Sebab banyak hartawan lain yang hanya bisa menghitung-hitung kekayaannya dalam bentuk angka-angka. Mereka hanya menikmati lembaran-lembaran kertas yang disangkanya kekayaan yang tiada tara. Padahal hakikatnya ia tidak menikmati apa-apa kecuali angan-angan kosongnya sendiri.

Kemudia anak itu lebih terkesima tatkala ayahnya meneruskan, "Anakku, jika aku membangun sebuah istana anggun, biayanya terlalu besar. Dan biaya sebesar itu kalau kubangunkan gubuk-gubuk kecil yang memadai untuk tempat tinggal, berapa banyak tunawisma/gelandangan bisa terangkat martabatnya menjadi warga terhormat? Ingatlah anakku, dunia ini disediakan Tuhan untuk segenap mahkluknya. Dan dunia ini cukup untuk memenuhi kebutuhan semua penghuninya. Akan tetapi, dunia ini akan menjadi sempit dan terlalu sedikit, bahkan tidak cukup, untuk memuaskan hanya keserakahan seorang manusia saja."

1
Comment
Koleksi Album Raihan


Raihan - Puji Pujian
01. Raihan - Puji-Pujian
02. Raihan - Peristiwa Subuh
03. Raihan - Iman Mutiara
04. Raihan - Sifat 20
05. Raihan - Rakan Selawat (Maulid)
06. Raihan - Sesungguhnya
07. Raihan - Rayuan Rindu
08. Raihan - Rakan Selawat (Kenangan)
09. Raihan - Kembali
10. Raihan - Assolatuwassalam

Link
http://rapidshare.com/files/170020089/Raihan_-_Puji-Pujian.rar

Raihan - Syukur
01. 25 Rasul
02. Khabar Iman
03. Syukur
04. Thank You Allah
06. Belada Selawat
07. Damba Cinta Mu
08. God Is The Light
09. Kita Hamba
10. Odei Anak
11. Rukun Kita
12. Rakan Selawat

Link

http://rapidshare.com/files/175916608/Raihan_-_Syukur.rar

Raihan - Senyum (1999)
Raihan - Senyum - 00 - Pic.jpg (33.1KB)
Raihan - Senyum - 01 - Bismillah.mp3 (3.7MB)
Raihan - Senyum - 02 - Senyum.mp3 (4.1MB)
Raihan - Senyum - 03 - Tak Selamanya.mp3 (4.0MB)
Raihan - Senyum - 04 - Nabi Anak Yatim.mp3 (5.4MB)
Raihan - Senyum - 05 - Cinta Hakiki.mp3 (4.3MB)
Raihan - Senyum - 06 - Bersatu.mp3 (4.6MB)
Raihan - Senyum - 07 - Anak Permata.mp3 (4.5MB)
Raihan - Senyum - 09 - 10 Malaikat.mp3 (4.5MB)
Raihan - Senyum - 09 - Ya Rasulullah.mp3 (4.9MB)
Raihan - Senyum - 10 - Cahaya Selawat.mp3 (3.9MB)
Raihan - Senyum - 11 - Bismillah (Acapella).mp3 (3.4MB)

Link
http://rapidshare.com/files/195806987/Raihan_-_Senyum__1999_.rar

Raihan - Allahu (2004)
01. Allahu
02. Taqwa dan Iman
03. Antara 2 Cinta
04. A raftuka
05. Doa Tilawah
06. Ababil
07. Sifat-Sifat Nabi
08. Pesanan Buat Kita
09. Your Face Is Bright
10. Dari Tuhan (Bersama Awie)

Link
http://rapidshare.com/files/189271616/Raihan_-_Allahu__2004_.rar

Raihan - Tawakkal
01. Tawakkal.mp3
02. Doa_Makan.mp3
03. Matta_Massa.mp3
04. Keindahan_Alam.mp3
05. Wahai_Saudara.mp3
06. Tholaal_Badru.mp3
07. Bittaqwa.mp3
08. Salamunalaik.mp3
09. Insyaallah.mp3
10. Salaam.mp3

Link
http://rapidshare.com/files/170960101/Raihan_-_Tawakkal.rar

Raihan - The Spirit Of Shalawat (2008)
Raihan - The Spirit Of Shalawat (2008).jpg
Raihan - The Spirit Of Shalawat - 01 - Solawatul Murtadha.mp3
Raihan - The Spirit Of Shalawat - 02 - Solawatul Burdah.mp3
Raihan - The Spirit Of Shalawat - 03 - Ya Rasulullah Salamun Alaik.mp3
Raihan - The Spirit Of Shalawat - 04 - Solawatus Syafa`ah.mp3
Raihan - The Spirit Of Shalawat - 05 - Solawatus Mustafa.mp3
Raihan - The Spirit Of Shalawat - 06 - Assubhu Bada.mp3
Raihan - The Spirit Of Shalawat - 07 - Solawatul Fathilah.mp3
Raihan - The Spirit Of Shalawat - 08 - Tolaal Badru.mp3

Link
http://rapidshare.com/files/195882133/Raihan_-_The_Spirit_Of_Shalawat__2008_.rar

Link lain untuk Koleksi Album2 Raihan:

http://rapidshare.com/files/173503778/Koleksi_Raihan.part1.rar
http://rapidshare.com/files/173514386/Koleksi_Raihan.part2.rar

Credit To : Disana Mengharap Menanti

0
Comment
Kalimat Bismillah hirrahmanir rahim

Kalimat BISMILLAHHIRRAHMANIRRAHIM adalah sangat singkat namun kadangkala sangat sulit untuk di ucapkan. Dalam hadis Rasullullah dikatakan: Barang siapa yang membaca BISMILLAHHIRRAHMANIRRAHIM sebanyak 21 kali sebelum tidur maka:

1. Dia akan dihindari dari meninggal dalam keadaan terkejut/mendadak.

2. Dia akan dihindari dari meninggal/bahaya tenggelam.

3. Dia akan dihindari dan dilindungi dari bahaya kebakaran.

4. Dia akan dihindari dan dilindungi dari bahaya rompakan.

Alkisah ada seorang Isteri yang selalu membaca BISMILLAHHIRRAHMANIRRAHIM setiap kali melakukan sesuatu, dalam membuka, menutup dan mengunci pintu/almari, menaruh dan mengambil barang/sesuatu, membuka dan memakai pakaian, masuk dan keluar rumah, naik dan turun dari kenderaan, dll. Pokoknya selalu membaca BISMILLAHHIRRAHMANIRRAHIM pada saat akan melakukan sebarang aktiviti.

Sehingga dengan kebiasaannya tersebut sang suami merasa kesal dan akhirnya terlintas dibenaknya untuk menguji sang isterinya tersebut. Lalu suatu ketika sang suami memberikan emas kepada isterinya dan mengatakan “Wahai isteriku, ini aku amanahkan emas kepadamu. Simpanlah baik-baik”. Lalu sang isteripun menerimanya dengan mengucapkan BISMILLAHHIRRAHMANIRRAHIM dan membuka almari dengan mengucapkan BISMILLAHHIRRAHMANIRRAHIM dan menaruh emas tersebut dengan mengucapkan BISMILLAHHIRRAHMANIRRAHIM dan menutup/mengunci almari dengan mengucapkan BISMILLAHHIRRAHMANIRRAHIM.

Setelah beberapa hari dan kebetulan si isteri tidak ada di rumah, maka sang suami mengambil emas tersebut dari dalam almari dan membuangnya ke laut. Lalu ia kembali ke rumah, dan ketika isterinya pulang dia pun meminta kepada isterinya untuk mengambilkan emas yang diamanahkan beberapa waktu lalu.

Lalu sang isteri pun masuk ke kamar dan dengan mengucapkan

BISMILLAHHIRRAHMANIRRAHIM dia pun membuka pintu almari tempat ia menyimpan emas tersebut. Lalu mengambil emas yang saat itu dalam keadaan basah (air laut) lalu menyerahkannya kepada suaminya.

Melihat emas tersebut basah sang isteri pun menjadi bingung dan bertanya kepada suaminya, lalu sang suami pun bersujud dan beristighfar dan setelah itu menceritakan kejadian yang sebenarnya bahawa dia (suami) telah membuang emas tersebut ke laut tanpa pengetahuan sang isteri dengan tujuan untuk mengetahui manfaat dari BISMILLAHHIRRAHMANIRRAHIM.

Dari cerita diatas maka kita dapat melihat kesaktian dari kalimat

BISMILLAHHIRRAHMANIRRAHIM selain dari itu masih banyak lagi manfaatnya, iaitu:

Kita disarankan untuk membaca BISMILLAHHIRRAHMANIRRAHIM ketika kita akan mengambil dan menaruh pakaian di gantungan, baik yang pakaian baru maupun yang baru kita gunakan. Tujuannya adalah agar pakaian tersebut tidak digunakan oleh makhluk lain (gol. Jin), ini dapat kita lihat apabila kita menaruh pakaian maka ketika kita gunakan kadang terasa gatal dan tidak nyaman. Memang kita biasa mengatakan bahawa itu adalah pengaruh lembab ataupun sebagainya namun pada dasarnya pakaian tersebut telah digunakan oleh makhluk lain dengan cara mereka.

Keutamaan kalimat BISMILLAHHIRRAHMANIRRAHIM adalah lebih untuk kaum wanita (pria juga) karena banyak juga dari golongan wanita yang tanpa disedari olehnya sendiri (wanita tersebut) bahwa dia telah melakukan hubungan fizikal dengan golongan jin. Mungkin terdengar tidak masuk akal namun ini benar adanya. Oleh kerana itu kepada kaum wanita mulailah membiasakan diri untuk membacanya.

Demikian sedikit penjelasan dan cerita mengenai keuntungan yang dapat kita peroleh dari mengucapkan BISMILLAHHIRRAHMANIRRAHIM dalam melakukan aktiviti kita sehari-hari, semoga setelah membaca ini kita semua mulai dapat membiasakan diri untuk mengucapkan BISMILLAHHIRRAHMANIRRAHIM dalam melakukan aktiviti kita sehari-hari, Amin.

Anda ingin menjadi Da’i Sejuta E-mail, tolong anda kirimkan artikel ini kepada sesama Muslim, baik keluarga, sahabat dan siapa saja yang anda kenal atau silakan cetak untuk bacaan keluarga di rumah. Terima kasih.

0
Comment
40 KES Lelaki Tidak Layak Jadi Suami


1. Sepanjang pertunangan, dia tidak pernah ajak berbincang cara nak bentuk keluarga solehah. Tetapi, asyik fikir mana nak bulan madu. Nak buat teknik macam2. Saya putuskan pertunangan kerana merasakan dia tidak boleh bimbing saya soal agama.

2. Malam pertama saya berendam airmata kerana suami melarikan diri selepas akad nikah. Dia bergaduh dengan ibubapa saya kerana soal wang hantaran dan mas kahwin. Malam itu, dia keluar kononnya nak pergi beli rokok, tetapi sampai subuh tak pulang. Kami bercerai 3 bulan kemudian.

3. Selepas 3 bulan nikah baru saya berpeluang ikut suami yang bertugas di Sabah. Saya hairan tengok rumahnya nampak kemas dan berhias cantik.Apabila saya gelidah satu almari di bilik tetamu, penuh baju perempuan.Puas ditanya baru dia mengaku selama ini dia duduk serumah dengan kekasihnya. Saya lari balik Semenanjung. Dia tidak pujuk. Lepas pantang saya terima surat cerai. Dia tidak pernah tahu macam mana rupa anaknya.

4. Beli cincin pertunangan duit saya, belanja hantaran pun duit saya.Sekarang duit ansuran rumah, kereta, susu anak, belanja dapur semua di bahu saya. Dia cuma beri "benih" sahaja.

5. Suami mahu anak ramai dan tidak benarkan saya makan pil. Tetapi, belum pernah sekali pun dia mahu bangun malam buat susu anak/tukar lampin. Kalau alasan penat di pejabat, saya pun bekerja juga.

6. Bapa tak pernah mengajar saya sembahyang dan puasa. Suami pun sama juga. Terpulanglah kepada saya nak dalami ilmu agama sendiri.

7. Ramai menuduh saya jahat apabila bercerai dahulu. Bekas suami memang nampak warak, tetapi siapa pun tidak tahu saya merana kerana suami mahu seks tiap2 malam dan suka liwat saya.

9. Suami tetap 'mahu' walaupun ketika saya datang bulan. Jika tidak dituruti dia mengancam mahu cari perempuan lain.

10. Saya dipukul suami ketika mengandung anak kedua dahulu kerana saya tidak mahu beri dia duit yang saya kumpul untuk belanja bersalin. Dia penganggur dan gila main muzik sahaja. Duit tu dia nak beli gitar.

11. Bekas suami saya dahulu memang kacak, kaya dan berkedudukan. Namun, saya lebih rela bercerai kerana dia ketagih hubungan seks sesama jenis.

12. Saya rasa benar-benar terhina kerana suami mengabaikan keluarga apabila asyik bercinta dengan "maknyah".

13. Hancur hati saya apabila terserempak suami memakai coli dan seluar dalam saya... Rupa2nya dahulu dia "maknyah" dan berkahwin dengan saya kerana menuruti kehendak emaknya.

14. Suami tidak pernah azan atau qamatkan kedua-dua anak kami sebaik sahaja dilahirkan dahulu.

15. Suami tidak mengaku anak lelaki bongsu zuriatnya, walaupun muka si anak 99.9% muka dia. Semua kerana suami cemburu sangat pada bos saya. Biarlah dia terus menfitnah saya kalau itu memberi kepuasan kepadanya.

16. Saya dah tak larat menasihati suami supaya sembahyang. Bulan puasa dia suruh saya masak macam biasa. Anak2 keliru melihat gelagat bapa mereka. Saya didik lain, si bapa tunjuk "contoh" lain.

17. Apabila marah, suami suka mengungkit setiap sen yang dibelanjaa untuk saya, sampaikan tambang haji saya ke Makkah yang dia bayarkan 3 tahun dahulu masih terus diungkit setiapkali bergaduh..

18. Suami tetap mahu saya masak macam biasa, hubungan seks 2-3 x seminggu dan rumah tidak boleh bersepah... walaupun saya sedang sarat mengandung..

19. Setiap kali mengandung, pandai2lah saya berjimat cermat untuk belanja bersalin. Apabila dah sampai waktu nak beranak, kemas kain baju sendiri, tahan teksi, pergi hospital sendiri. Jika nasib baik, suami jemput, kalau tidak pandai2lah saya balik rumah dengan anak.

20. Memang saya bengkak kerana suami sanggup memaki hamun saya depan anak kerana tidak memandu berhati2 sehingga kemalangan dan merosakkan kereta kesayangannya.

21. Siapa tidak sayang emak. Tetapi, saya tidak boleh tahan kalau suami sanggup bergolok-bergadai semata2 mahu penuhi hajat emaknya yg berselera besar. Duit gajinya tak pernah cukup sebab bayar hutang kad. Terpaksalah saya menyara anak2.

22. Kalau anak nak minta duit beli buku sekolah, suami asyik kata 'takde duit'. Kalau nak beli joran dan umpan, ada pula. Saya perhatikan saja gelagat. Nak tengok sampai setakat mana 'lemaknya'.

23. Suami gila beli nombor ekor. Biasanya, dia suka tulis angka 1-10,letak di dalam mangkuk buat cabutan. lepas tu kalau ada nombor yg mengena, 2-3 hari tak keluar bawak teksi.

24. Tabiat suami saya memang pelik. Kalau ada masalah saja mesti cari bomoh, lepas itu tanam macam2 jenis tangkal, mesti dia nak pergi 'bersangkak' .

25. Sewaktu bercinta mmg saya tahu suami kaki judi tetapi dia berjanji nak berhenti lepas kahwin. Tak cukup gaji, barang kemas saya digadaikan. Orang datang tuntut hutang perkara biasa ~ pernah rumah kami dibaling tahi.

26. Ketika bapa meninggal dunia dulu, baru kami tahu dia ada 3 isteri lain dan anak masih kecil. Rupa2nya selama ini emak tahu arwah suka kahwin cerai di merata2 tempat. Emak tidak peduli, asal arwah tidak menganggu hidupnya.

27. 3-4 bulan suami 'hilang' itu perkara biasa. Kadang2 sampai setahun. Saya tak perlu cari kerana tahu mesti dia di Serenti. Biasanya, dia kena 'serkup' waktu tengah tarik ganja dengan kawan2.

28. Anak ke-3 kami terencat sedikit. Suami penagih kronik dan sekarang dah ada tanda2 HIV.

29. Suami saya memang warak. Sembahyang tak pernah tinggal. Tetapi, saya tidak boleh tahan panas barannya. Kalau marah, habis dibaling barang2 rumah. Kalau pukul, anak dibaling macam bola.

30. Pernah saya nasihat suami jangan suka terima rasuah. Dia degil. Mula2 cuma hamper, kemudian barang kemas. Akhir sekali duit berpuluh2 ribu. Apabila dia kena cekup polis saya nak kata apa? Terpaksalah saya sara anak sementara dia di dalam penjara.

31. Sejak berniaga, suami gila karaoke. Kononnya nak rai pelanggan. Kesudahannya dia yang sangkut dengan GRO Filipina di situ. Sekarang perniagaanya lingkup dan dia dah ikut perempuan Filipina tu balik negeri. Dengar khabar dah dapat anak luar nikah.

32. Dulu hidup kami senang juga. Tetapi, selepas suami kena buang kerja sebab ketagih dadah dan selalu ponteng kerja, terpaksalah saya kerja kilang nak sara anak2.

33. Kalau seronok beristeri muda, mengapa mesti nak banding2kan kehebatan si madu di ranjang dengan saya? Tak puas lagi menyakitkan hati saya selama ini?

34. Kami memang miskin. Saya buat macam2 benda untuk tambah pendapatan. Jualan langsung, buat kuih, jual nasi lemak, jaga anak orang, upah sembat baju kurung. Suami saya lain pula ceritanya. Malam jadi "jaga".. siang dia kerja tidur atau melangut di kedai kopi.

35. Bab duit ringgit saya tak nafikan suami memang bertanggungjawab. Saya dapat banglo besar, kereta besar, belanja mewah. Tetapi jiwa saya kering. Suami sayang anak, tetapi masih membiarkan saya melihat "gigitan cinta" perempuan lain di badannya.

36. Pakcik saya memang hebat sewaktu muda. Kacak, bijak dan kerja besar. Isteri 2-3 orang, kekasih keliling pinggang. Anak ramai. Tetapi selepas pencen, dia papa kedana sebab duit KWSP habis bayar hutang. Kesudahannya, semua isteri minta cerai dan anak lenyap. Akhirnya dia mati seorang diri di katil hospital wad kelas tiga. Jenazahnya di urus abang saya dan pihak hospital.

37. Saya bekerja, suami bekerja. Tetapi, apabila pulang dari pejabat, suami terus capai kunci motor besarnya, merambu dengan kawan2 macam orang muda... sampai tergadai Maghrib dan Isyak. Tinggallah saya di rumah sorang diri terkial-kial menguruskan anak.

38. Walaupun sudah lama masuk Islam... mandi hadas? Saya masuk Islam kerana mahu kahwin dengan suami. Tetapi dia tidak pernah sekali pun beritahu saya perlu mandi hadas selepas bersetubuh atau datang bulan. Dia sendiri pun tak pernah buat.

39. Bagi saya perkahwinan sebenarnya lebih menguntungkan lelaki kerana mereka dapat buktikan kejantanan kepada kawan2 apabila isteri hamil, dapat pengurus tetap menjaga kain baju mereka, dapat tukang masak percuma, dapat joli lebih sebab isteri juga bekerja dan bantu sara keluarga serta dapat seks halal. Isteri dapat apa? Tugas bertambah dan silap haribulan berendam airmata...

40.. Selepas 15 tahun berkahwin, rasa2nya gelaran saya sudah berubah. Dahulu 'isteri' sekarang 'pengurus anak-anak'. Hubungan dengan suami amat dingin. Kami hanya bercakap pekara penting sahaja. Hubungan seks hanya 2-3 bulan sekali. Itupun saya yang 'terhegeh-hegeh' . Saya pelik benar kerana dia bukan kaki perempuan dan memang confirm tiada isteri lain.

0
Comment
Kompilasi Nasyid Satu Bintang

Part 1
01. Al Mizan-Sollatullah
02. Al-Jawaher-Kembara Di Tanah Gersang
03. Al-Jawaher-Mohon Padanya Sujud Padanya
04. Al-Jawaher-Perjalanan
05. Al-Jawaher-Perjalanan 2
06. Al-Mizan-Tanganku Hulur Maafku Pohon
07. Dehearty - Permata Yang Dicari
08. Diwani - Subahanallah Alhamdullilah
09. Far East - Cinta Pertama
10. Gema Alam_RAIHAN
11. Hawari - Kawan
12. Hidayah-Kesedaran
13. Hidayah-Tiada Yang Kekal Melainkan Allah
14. Hijjaz - Fatamorgana
15. In Team - Impian Kasih
16. In Team-Rabiatul Adawiyyah
17. In-Team - Doa Seorang Kekasih
18. Raihan & S M Salim - Assalamualaikum
19. Saujana - Keluarga Bahagia
20. Saujana - Sepohon Kayu
21. suhanallah-ost hikmah
22. UNIC - Remaja

Part 2
01 Bidadari - Munif Ahmad (Hijjaz)
02 Dan Belum Kita Lupakan - Zahid AF2
03 Sendiri - Saujana
04 Damai Yang Hilang - Nowseeheart
05 Keamanan - Various Artiste
06 Kuharap Cinta - Nowseeheart
07 Sekilas Pandang - Saffone
08 Aku Tanpa Cintamu - Mirwana
09 Kedamaian - Brothers
10 Kesekian kali - Suhaimi
11 Rintihan - Hijjaz
12 Hijrah - Nowseeheart
13 Satu Bintang - Haddad Alwi
14 Keheningan Malam - Hijjaz
15 Kasih Tak Bersyarat - Azahari
16 Doa Keamanan - Various Artiste

 
Powered by Blogger